Sabtu, 21 Februari 2026

Ramah Tapi Berbahaya: Mengenal Child Grooming yang Mengintai Anak Kita

 




Banyak orang tua membayangkan ancaman terhadap anak datang dari sosok asing yang mencurigakan. Padahal, child grooming sering hadir dengan wajah yang justru terlihat baik, perhatian, dan penuh empati. Pelaku membangun kedekatan secara perlahan, membuat anak merasa dimengerti, dihargai, bahkan dianggap “spesial”. Dari situlah proses manipulasi dimulai—tanpa bentakan, tanpa paksaan, tanpa disadari. Inilah yang membuat child grooming begitu berbahaya: ia bekerja diam-diam, menyusup melalui rasa percaya.

Child grooming bukan peristiwa instan, melainkan proses bertahap. Pelaku biasanya memberi perhatian berlebihan, sering menghubungi, memberi hadiah, atau menjadi tempat curhat yang tampak paling memahami. Setelah kedekatan terbangun, batasan mulai digeser sedikit demi sedikit. Anak bisa diminta menyimpan rahasia, dijauhkan dari orang tua, atau dibuat merasa bersalah jika tidak menuruti permintaan. Karena secara emosional anak—terutama usia remaja awal—belum sepenuhnya matang, mereka lebih mudah terjebak dalam relasi yang terasa nyaman tetapi sebenarnya manipulatif.

Di era digital, ruang grooming semakin luas. Media sosial, gim online, hingga aplikasi percakapan menjadi pintu masuk yang sulit diawasi sepenuhnya. Pelaku bisa berpura-pura seusia, menggunakan identitas palsu, atau tampil sebagai mentor yang suportif. Tanda-tandanya sering kali samar: anak menjadi lebih tertutup, defensif saat ditanya tentang teman online-nya, atau menunjukkan perubahan emosi yang drastis. Tanpa komunikasi yang hangat di rumah, sinyal-sinyal ini mudah terlewat.

Karena itu, perlindungan terbaik bukan sekadar pembatasan gawai, melainkan kedekatan emosional. Anak perlu merasa aman untuk bercerita tanpa takut dimarahi atau dihakimi. Ajarkan mereka mengenali rasa tidak nyaman, berani berkata “tidak”, dan memahami bahwa rahasia yang membuat gelisah bukanlah rahasia yang harus disimpan. Saat rumah menjadi tempat paling nyaman untuk pulang dan berbagi, peluang bagi pelaku grooming untuk menyusup akan semakin kecil.


Sumber : Sketsa Keluarga Indonesia - Radio Heartline Tangerang

Satu Atap, Dua Dunia: Saat Keluarga Terlihat Utuh tapi Hati Berjarak



Di luar tampak baik-baik saja. Ayah bekerja, ibu mengurus rumah atau kariernya, anak-anak sekolah dan tumbuh seperti biasa. Tidak ada perceraian, tidak ada konflik besar yang terdengar ke tetangga. Namun diam-diam, ada jarak yang tak kasat mata. Makan bersama tanpa percakapan berarti, duduk satu ruangan tapi sibuk dengan gawai masing-masing, atau berbicara hanya seperlunya. Inilah potret keluarga yang terlihat utuh, tetapi hatinya berjalan sendiri-sendiri.

Fenomena ini semakin sering terjadi di era digital. Teknologi yang seharusnya mendekatkan justru sering menciptakan ruang privat berlebihan di dalam rumah. Suami dan istri tenggelam dalam pekerjaan dan media sosial, anak-anak larut dalam dunia pertemanan dan game. Tanpa disadari, momen kecil seperti bercanda di meja makan atau berbagi cerita sebelum tidur perlahan menghilang. Ketika komunikasi hanya sebatas informasi, bukan lagi koneksi, hubungan emosional pun mulai menipis.

Yang membuat situasi ini berbahaya adalah karena ia terasa “normal”. Banyak pasangan menganggap wajar jika pernikahan tak lagi sehangat dulu. Banyak orang tua memaklumi jika anak lebih nyaman bercerita pada teman dibanding keluarga. Padahal, hubungan yang dibiarkan dingin tanpa usaha memperbaiki bisa berubah menjadi kebiasaan yang sulit dipulihkan. Keluarga bukan hanya soal tinggal bersama, melainkan tentang merasa didengar, dihargai, dan dipahami.

Membangun kembali kehangatan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Kadang cukup dengan bertanya, “Apa yang membuatmu nyaman di rumah ini?” atau menyediakan waktu khusus tanpa gangguan gawai. Mendengarkan tanpa menghakimi, hadir tanpa menggurui, dan memberi ruang tanpa kehilangan kedekatan adalah kunci agar rumah tetap menjadi tempat pulang yang dirindukan. Karena pada akhirnya, keluarga yang benar-benar utuh adalah keluarga yang hatinya saling terhubung.


sumber : Sketsa Keluarga Indonesia - Radio Heartline Tangerang

Senin, 26 April 2021

Menghindar Keramain Kota,Dusun Bambu Bandung Aja

Bandung memang terkenal sebagai tujuan wisata yang menjadi pilihan pelancong di akhir pekan. Kita bisa wisata kuliner, wisata agro, wisata petualang, sampai wisata alam dapat kita lakukan di Bandung. Selain sebagai tujuan wisata Bandung juga dipilih sebagai kota tujuan bagi para pelancong untuk berbelanja. Berbagai macam factory outlet yang ada di Bandung menjual barang-barang branded sampai produk lokal UKM yang tidak kalah saing. 

Ngomongin Bandung kayanya juga ga ada habisnya ya, dari Gubernurnya yang berkharisma sampai udara sejuk yang dimiliki. Berbagai macam tempat wisata tentu menarik untuk dikunjungi di kota kembang ini. Kalau kalian ingin stress release  di akhir pekan, Dusun Bambu bisa menjadi destinasi untuk kalian.

Lokasi dari dusun bambu ini berada di Jl. Kolonel Masturi KM. 11 Kartawangi, Cisarua, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Untuk perjalanan dari Jakarta kalian bisa keluar dari Tol Pasteur kemudian langsung menuju ke Lembang, lanjut lagi ke arah parongpong dan kalian akan tiba disana. Nah, harap hati-hati juga ya karena didekat lokasi wisata ini ada area yang rawan longsor. Jadi, kita harus hati-hati juga nih pada saat berkendara. 

Untuk waktu tempuhnya sendiri dari Jakarta sampai ke Lokasi membutuhkan waktu sekitar 4 jam, karena akhir pekan pasti macet. Eit jangan khawatir juga, kalau ingin puas menikmati wahana yang ada di dusun bambu ini, kalian bisa menginap di vila atau pun tempat berkemah yang ada disana. Untuk harganya kalian bisa check aja langsung ke websitenya Dusun Bambu Lembang ini ya.

Dokumentasi Pribadi

Daya tarik lainnya yang ada di Dusun Bambu Lembang ini kita dapat mengenal lebih jauh mengenai kebudayaan sunda. Pengunjung dapat membuat kerajinan sendiri yang pastinya dilakukan secara tradisional. Wahana Lembur Urang ini menjadi favorit, karena setelah berlelah dengan anyaman ataupun mengenal kebudayaan Sunda kita bisa beristirahat di restoran yang ada di Lembur Urang ini. Untuk menu makanan yang disediakan juga menu makanan dari Indonesia. Kita pun bisa memilih paket untuk pesanan hingga 6 orang. Menu bebeknya bisa menjadi pilihan buat kalian yang sudah lelah menjelajah Dusun Bambu ini. 

Wahana lain yang ada di Dusun Bambu ini adalah Danau yang ada disana. Kita bisa menggunakan perahu untuk sekedar menikmati pemandangan atau berfoto. Sebagai informasi tambahan, Dusun bambu Lembang ini juga dekat dengan air terjun Cimahi. Jadi, jangan menghabiskan tenaga jika ingin mampir ke air terjun Cimahi. Gimana udah punya siap belum untuk merencanakan liburan kalian ke Dusun Bambu Lembang?






Rabu, 21 April 2021

Kartini, Pejuang Tanpa Senjata Perang

“Habis gelap terbitlah terang”


Setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati hari Kartini. Peringatan hari Kartini berdasarkan keputusan Presiden RI No.108 Tahun 1964 pada tanggal 2 Mei 1964.  R.A Kartini adalah Pahlawan Kemerdekaan Nasional  yang lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara. Ia adalah putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat seorang Bupati Jepara dan ibunya bernama M.A Ngasirah. Kartini adalah anak ke 5 dari 11 bersaudara. Ia dikenal dikenal sebagai sosok yang cerdas dan berkeingintahuan yang tinggi. Kartini mengenyam pendidikan hingga usia 12 tahun di ELS yang merupakan sekolah dasar zaman kolonial Hindia Belanda.

Kartini diketahui menguasai bahasa Belanda yang ia dapatkan selama pendidikan di ELS. Berhenti dari sekolah tidak membuat keinginan belajarnya terhenti. Kartini pun mulai mengirimkan surat kepada teman-teman korespendensinya yang berasal dari Belanda. Kartini mulai membaca buku-buku,koran, dan majalah Eropa hingga tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Ia pun berkeinginan untuk memajukan perempuan pribumi.

Dalam surat-suratnya kartini menuangkan pemikiran dan gagasannya. Salah satu gagasan yang dituangkan adalah emansipasi atau persamaan derajat wanita pribumi. Surat-surat yang Kartini tulis banyak memuat keluhan-keluhan mengenai kondisi wanita pribumi pada saat itu. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu.

Kartini menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan mendukungnya untuk mendirikan sekolah wanita. Kartini Wafat pada tanggal 17 September 1904 dan memiliki seorang anak yang bernama Soesalit Djojohadhiningrat

 

 

Sabtu, 10 April 2021

Sejarah Kota Medan, Ini Dia!



Kota Medan sebagai ibu kota provinsi Sumatra UtaraIndonesia, merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Surabaya, serta kota terbesar di luar pulau Jawa. Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dengan keberadaan Pelabuhan Belawan dan Bandar Udara Internasional Kuala Namu yang merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia. Akses dari pusat kota menuju pelabuhan dan bandara dilengkapi oleh jalan tol dan kereta api. Medan adalah kota pertama di Indonesia yang mengintegrasikan bandara dengan kereta api.

Sejarah Medan berawal dari sebuah kampung yang didirikan oleh Guru Patimpus di pertemuan Sungai Deli dan Sungai Babura,  maka sejak zaman penjajahan orang selalu merangkaikan Medan dengan Deli (Medan–Deli). Setelah zaman kemerdekaan lama kelamaan istilah Medan Deli secara berangsur-angsur lenyap sehingga akhirnya kurang popular.

Dahulu orang menamakan Tanah Deli mulai dari Sungai Ular (Deli Serdang) sampai ke Sungai Wampu di Langkat sedangkan Kesultanan Deli yang berkuasa pada waktu itu wilayah kekuasaannya tidak mencakup daerah diantara kedua sungai tersebut.

 Hari jadi Kota Medan ditetapkan pada 1 Juli 1590. Selanjutnya pada tahun 1632, Medan dijadikan pusat pemerintahan Kesultanan Deli, sebuah kerajaan Melayu. Bangsa Eropa mulai menemukan Medan sejak kedatangan John Anderson dari Inggris pada tahun 1823. Peradaban di Medan terus berkembang hingga Pemerintah Hindia Belanda memberikan status kota pada 1 April 1909 dan menjadikannya pusat pemerintahan Karesidenan Sumatra Timur. Memasuki abad ke-20, Medan menjadi kota yang penting di luar Jawa, terutama setelah pemerintah kolonial membuka perusahaan perkebunan secara besar-besaran.


Kamis, 08 April 2021

Samsung A12, HP Kelas Menengah yang Cihuy!

Samsung Galaxy A12 sebagai handphone kelas menengah memiliki fitur dan spesifikasi yang bisa diandalkan. Dengan fitur  multi kamera 48 MP serta memiliki live fokus yang dapat membuat background foto menjadi blur disertai dengan kamera macro yang sudah ada pada HP ini. Selain fitur kamera keunggulan dari Galaxy A12 ini memiliki daya tahan baterai yang panjang. 

Selain Fitur kamera dan baterai yang tahan lama, Samsung Galaxy A12 ini juga memiliki sensor sidik jari, WLAN, bluetooth, dan fitur menarik lainnya. Untuk pilihan warna pihak samsung memberikan 4 warna yang tersedia ada merah, biru, hitam, dan putih. 

Untuk Ram dan Memory kita bisa memilih dengan kapasitas 4/64G dengan harga Rp 2.499.00 atau dengan kapasitas 6/124G  dengan harga Rp 2.799.00. Pilihan memory dan ram ini tentu tergantung keperlukan kita dalam pemakaian.

Media penyimpanan Samsung Galaxy A12 ini juga bisa ditambah hingga 1Tb dengan MicroSd. Untuk penggunakan simcard sendiri, Samsung Galaxy A12 ini dapat menggunakan dual sim. Untuk layar dari Hp ini memiliki lebar 6.5 Inchi dengan resolusi 720 x 1560 pixel. Selain itu ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Helio P35, Android 10.0, One UI Core 2.5.

Bagaimana tertarik untuk ponsel kelas menengah ini? 



Jumat, 22 November 2019

Game Online

Permainan game online di Indonesia tidak ada habisnya. Setiap tahun dari pengembang game selalu memiliki game terbaru dan menjadi andalan. Permainan game online dahulu hanya dapat dimainkan dari PC yang memiliki spesifikasi yang sesuai dengan game yang dibutuhkan dan pastinya para pemain game online memerlukan internet.  Sejak era tahun 2000 banyak sekali warnet yang menjamur dengan meluncurkan game-game online terbaru. Pengembang game pun bekerja sama dengan warnet game online sebagai promosi. Game seperti CS, RAN ONLINE, RF ONLINE, SEAL dan DOTA menjadi game yang paling banyak dimainkan pada tahun 2000 - 2007 Jenis game online pun beragam seperti MMROPG,MMOFPS, MMROTS, dan SIMULATION GAME.

Game seperti mobile legend & PUBG menjadi game yang paling banyak dimainkan saat ini. Bahkan tidak sedikit wanita yang ikut memainkan game ini. Dengan semakin canggihnya teknologi handphone dan semakin kecilnya ukuran game online, permainan game ini pun berubah dengan sendirinya. Namun, tidak menutup kemungkinan gamer yang masih memainkannya di PC yang khusus game. Permainan game online saat ini masih digemari karena banyaknya kompetisi game yang terus diadakan. Selain itu juga, dengan adanya youtube game para kreator mendapatkan penghasilan dengan konten yang mereka buat. Bahkan dari membuat konten game di youtube, seorang gamer dengan akun youtube jesse no limit dapat membeli mobil mewah. 

Sejak tahun 2000 hingga sekarang game online memang belum pudar dari pecinta game. Meskipun, banyak pro dan kontra akan keberadaan game online pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus dan memasukannya ke cabang olah raga.  Bahkan saat ini Indonesia pun memiliki atlet e-sportnya yang akan bertanding di Sea Games 2019 yang diadakan di Filipina. Hal ini juga menjadi peluang bagi pemain game online untuk dapat berkompetisi secara resmi.



Ramah Tapi Berbahaya: Mengenal Child Grooming yang Mengintai Anak Kita

  Banyak orang tua membayangkan ancaman terhadap anak datang dari sosok asing yang mencurigakan. Padahal, child grooming sering hadir denga...